Showing posts with label tips sehat puasa. Show all posts
Showing posts with label tips sehat puasa. Show all posts

Tuesday, June 30, 2015

Khasiat Menakjubkan dari Buah Pisang


Khasiat Menakjubkan dari Buah Pisang – Buah pisang merupakan salah satu jenis buah yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Buah ini juga memiliki banyak penggemar dengan rasanya yang manis. Ada berbagai jenis buah pisang dengan rasa yang berbeda meskipun didominasi rasa manis. Mulai dari pisang raja, ambon, emas, awak, batu, dan sebagainya. Bisa jadi setiap daerah memiliki nama masing-masing untuk jenis pisang yang sebenarnya sama. Tidak sedikit pula yang menganggap pisang adalah buahnya orang kampung karena mudahnya buah ini dibeli dengan harga terjangkau. Padahal buah ini memiliki berbagai khasiat menakjubkan bagi kesehatan tubuh.

Khasiat Buah Pisang

Berikut ini beberapa kandungan sekaligus khasiat yang bisa diperoleh melalui buah pisang, apapun jenis pisangnya, yaitu :

  • Baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Hal ini tidak lain karena kandungan vitamin C yang ada pada pisang. Mengonsumsi satu buah pisang memiliki kandungan vitamin C sekitar 10 mg. Jumlah tersebut memenuhi sekitar 15 persen kebutuhan vitamin C harian yang disarankan. Pisang juga memiliki kandungan vitamin lain seperti vitamin A dan E sehingga kaya antioksidan.
  • Sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung, fungsi otot maupun saraf. Hal ini tidak lain karena buah ini tidak mengandung lemak maupun kolesterol. Selain itu buah ini juga tinggi kandungan potasium yang baik untuk kesehatan jantung. Kadar potasium pada buah pisang dengan ukuran sedang setidaknya mengandung sekitar 400 mg potasium. Kandungan potasium ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan otot dan saraf serta mencegah kram otot saat sedang berolahraga. 
  • Berfungsi sebagai isotonik. Selama ini ada begitu banyak macam minuman isotonik yang ada di pasaran. Minuman tersebut dikatakan mampu mengembalikan cairan dalam tubuh karena kandungan elektrolit di dalamnya. Nah, buah pisang memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Saat sedang berolahraga, hiking, bahkan diare sangat tepat mengonsumsi buah pisang karena membantu mencegah mengalami dehidrasi.
  • Menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan serat yang ada pada buah pisang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Adanya serat tersebut juga membuat perut terasa kenyang lebih lama. Serat pada buah pisang juga membantu membersihkan saluran pencernaan. Pisang juga berfungsi sebagai antasida alami yang membantu mencegah penyakit maag.
Pisang juga memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin B6, mangan, magnesium, kalsium, fosfor, folat, asam amino dan karoten. Buah ini termasuk tinggi karbohidrat dan mudah dicerna. Sangat efektif untuk menanggulangi rasa lapar. Karena mudah dicerna buah ini juga mudah diserap tubuh alhasil energi yang hilang bisa kembali lebih cepat. Tidak heran jika sering disarankan dikonsumsi setelah beraktifitas berat, perjalanan jauh, olaharaga maupun saat berbuka puasa.

Kandungan pektin pada pisang juga membantu mengeluarkan racun dalam tubuh atau memiliki kemampuan untuk detoksifikasi. Pisang juga bermanfaat untuk mencegah stress maupun PMS atau sakit menjelang menstruasi atau datang bulan. Jadi jangan pernah ragu untuk mengonsumsi buah pisang setiap hari.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

manfaat puasa bagi kesehatan tubuh

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental – Bagi seorang muslim menjalan puasa ramadan merupakan bagian dari ibadah untuk semakin mendekatkan diri dengan Allah SWT. Namun ternyata di balik ibadah tersebut ternyata juga menyimpan keistimewaan memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh secara fisik maupun kesehatan secara mental. Dimana puasa mampu memberikan ruang isitrahat bagi organ saluran pencernaan. Selain itu juga memberikan dampak bagi kesehatan mental karena mampu meningkatkan kesehatan secara emosional. Karena saat puasa tubuh mampu mengeluarkan bahan kimia yang mampu melindungi otak dan meningkatkan mood.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

Berikut ini ada beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh ketika menjalankan puasa, antara lain : 
  • Bisa meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Berdasarkan penelitian ketika tubuh berpuasa maka akan terjadi peningkatan limfosit bahkan hingga sepuluh kali lipat. Sel T pada tubuh mengalami peningkatan meskipun sel darah putih tidak berubah hal ini sangat baik untuk kesehatan pembuluh darah dan kesehatan jantung.
  • Baik untuk kesehatan jantung. Pada saat tubuh berpuasa tidak hanya meningkatkan daya tahan tubuh tetapi juga mampu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) yang sudah pasti sangat bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah dan jantung. 
  • Memperbaiki kinerja sel dalam tubuh. Saat menjalankan puasa mampu membentuk sel baru dan mampu membersihkan lemak yang menggumpal pada bagian organ hati. Saat puasa terdapat sel-sel dalam tubuh yang mati namun banyak pula yang tumbuh lebih banyak lagi.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental

Mengutip dari Boldsky.com dikatakan bahwa berdasarkan penelitian ketika menjalankan puasa ada beberapa manfaat yang baik bagi kesehatan mental diantaranya : 
  • Mampu mengurangi kecemasan maupun depresi yang dialami. Hal ini dikarenakan ketika berpuasa tubuh mampu melepaskan endorfin jauh lebih banyak ke otak. Inilah yang mampu memberikan perasaan bahagia. Sehingga jauh lebih rileks dan damai ketika menjalankan puasa. Tidur jauh lebih nyenyak. Karena lebih tenang dan damai, saat tidur pun lebih tenang. 
  • Mampu mengurangi sakit kepala atau migrain. Pada saat menjalankan puasa mampu meningkatkan serotonin pada otak sehingga memberikan rasa bahagia dan santai serta jauh dari migrain. Selain itu juga mampu meningkatka perubahan kualitas yang lebih baik pada otak. Alhasil pikiran lebih jernih dan yakin dalam menentukan keputusan.
  • Mampu menurunkan berat badan. Adanya perubahan pola maka menjadikan saat puasa mampu menurunkan kadar gula darah maupun berat badan. Namun hal ini sangat berkaitan erat dengan bagaimana pola makan dilakukan. Apabila saat berbuka jauh lebih banyak mengonsumsi makanan maupun minuman manis tentu tidak akan berpengaruh terhadap penurunan berat badan.


Monday, June 29, 2015

Saat Berbuka Puasa, Jangan Langsung Makan Besar!

tips sehat berbuka puasa
healthynesia.blogspot.com – Setelah sekitar 13 jam menahan lapar maupun haus karena berpuasa tidak jarang membuat seseorang kalap saat berbuka puasa. Setelah minum air putih seteguk saja, kemudian langsung memutuskan untuk mengonsumsi makanan besar yaitu nasi beserta lauknya.

Apakah Anda juga demikian? Apa yang dirasakan kemudian? Pernahkah tiba-tiba perut terasa mual atau justru terasa sakit? Apabila jawabannya iya atau pernah mengalaminya maka bisa jadi lambung dan usus Anda kaget. Karena setelah kosong sekitar 13 jam tiba-tiba langsung bertemu dengan makanan berat.

Adapatasikan lambung dan usus

Sudah pasti setelah berpuasa, akan terasa sangat lapar dan haus. Namun langsung mengonsumsi makanan berat bukanlah hal bijak yang bisa dilakukan terus menerus.

Mengutip dari detikhealth dikatakan bahwasanya saat berbuka sebaiknya diawali dengan makanan maupun minuman yang ringan terlebih dahulu. Hal ini disampaikan dr. David Fadjar Putra, MS, SpGK yang menuturkan saat perut langsung diisi makanan besar biasanya bisa menimbulkan rasa mual. Itulah mengapa sebaiknya berbuka dengan makanan dan minuman yang ringan agar lambung maupun usus tidak kaget.
  • Lambung dan usus memerlukan proses adaptasi terlebih dahulu. Misalnya berbuka dengan air hangat atau air teh manis hangat. Tidak perlu terlalu banyak, cukup sekitar satu gelas saja.
  • Kemudian bisa makan buah-buahan. Salah satu buah yang direkomendasikan sangat baik dikonsumsi saat berbuka adalah pisang. Buah ini memang memiliki kemampuan lebih cepat mampu menggantikan tenaga yang hilang saat puasa. Pisang juga memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga tepat dikonsumsi setelah seharian puasa. Hindari buah yang menimbulkan gas seperti nangka dan durian.
  • Bisa juga dengan mengonsumsi kurma, bukan yang manisan namun buah kurma sebenarnya. Kemudian bisa ditinggal untuk melakukan sholat maghrib terlebih dahulu. Sehingga lambung memiliki kesempatan untuk beradaptasi dengan makanan yang ditemuinya setelah cukup lama kosong.
Nah, setelah itu baru mengonsumsi makanan berat dengan mengunyahnya secara perlahan. Itupun sebaiknya perlu mempertimbangkan menu yang akan dikonsumsi.

Menurut dr. Nurul Ratna Manikam sebaiknya hindari makanan pedas maupun asam. Termasuk bersantan kental. Makanan ini bisa memicu asam lambung naik secara mendadak. Termasuk buah maupun sayuran yang bisa menimbulkan gas. Seperti buah mangga, nangka dan durian. Sementara untuk sayuran seperti kubis dan sayuran berserat kasar lainnya terutama pada bagian batang sayur. Perbanyak konsumsi air putih untuk mengganti cairan yang hilang selama menjalankan puasa.

Wednesday, June 24, 2015

Ini Dia Makanan yang Bisa Diandalkan saat Sahur

tips agar tidak gampang lapar saat puasa
Ini Dia Makanan yang Bisa Diandalkan saat Sahur – Sahur adalah modal untuk berpuasa karena harus menahan makan dan minum tetapi tetap menjalankan aktiftas. Makan sahur diperlukan agar tubuh kuat dan tidak lemas untuk berpuasa selama sekitar 12 jam. Selain itu aktifitas yang dilakukan juga tetap lancar. Sementara berbuka puasa penting menggantikan energy yang hilang selama berpuasa. Itulah mengapa saat sahur dan berbuka selalu disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Sahur dan berbuka merupakan sumber nutrisi penting saat puasa.

Nutrisi apa saja yang tepat untuk sahur? Nutrisi tersebut adalah karbohidrat, protein, serat dan vitamin serta air dalam jumlah yang seimbang. Menurut dr. Johannes Chandrainata SpKG dalam wolipop.detik.com menuturkan dalam satu piring makanan yang dikonsumsi untuk sahur setidaknya mengandung seperempat karbohidrat misalnya berasal dari nasi putih atau nasi merah, seperempat protein misalnya telur atau ikan, dua pertiga sayur dan nantinya ditambah dengan buah. 

Alasan mengapa perlu diperbanyak protein dan sayur

  • Protein sangat disarankan karena memiliki kemampuan untuk membutuhkan waktu lama atau lambat dalam proses pencernaannya. Sehingga perut pun akan terasa kenyang lebih lama akhirnya energi yang dimiliki pun juga lebih tahan lama. 
  • Begitu pula sayuran dan buah. Keduanya merupakan sumber serat paling baik. Serat membutuhkan proses lama untuk mencernanya sehingga lebih tahan lama. Sementara buah juga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan serat namun juga cairan. Sayur, buah dan protein merupakan gabungan yang paling pas agar energi saat sahur lebih tahan lama.

Misalnya apabila sebelumnya telah menjadikan ayam sebagai lauk saat sahur bersama dengan sayur maka tidak ada salahnya mengonsumsi sumber protein lain seperti sebutir telur rebus maupun tahu dan tempe. Agar lebih maksimal, nasi yang dikonsumsi adalah nasi merah.

Susu juga disarankan untuk dikonsumsi menjelang imsak. Hal ini dikarenakan susu memiliki kandungan protein yang akan membuat perut tidak terlalu lapar. Mengapa? Karena susu pun penyerapannya oleh tubuh juga membutuhkan waktu lama. Selain itu kadar indeks glikemiks susu juga relatif rendah. 

Porsi yang dikonsumsi pun secukupnya saja. Karena jika konsumsi menu sahur asal banyak tanpa melihat keseimbangan nutrisi yang dikonsumsi juga sama saja. Misalnya konsumsi lebih banyak nasi putih dibandingkan lauk. Memang akan terasa kenyang tetapi juga akan cepat merasa lapar. Mungkin akan berbeda apabila yang dikonsumsi adalah nasi merah, lauk dan sayuran. Hindari pula makanan lembut karena akan membuat cepat merasa lapar. Hindari nasi yang lembut apalagi bubur. Jadi sebaiknya bijak menentukan menu sahur yang akan dikonsumsi. Sehingga memiliki modal untuk beraktifitas lebih lancar, tidak mudah lapar dan lelah saat menjelang siang hari. 

Tuesday, June 23, 2015

Bolehkah Minum Kopi Saat Puasa?

minum kopi saat puasa

Bolehkah Minum Kopi Saat Puasa? – Bagi penggemar kopi tentu akan menjadi hal yang berbeda saat tidak mengonsumsinya. Apalagi jika memiliki kebiasaan bekerja sambil minum kopi baik pagi, siang ataupun malam. Kopi sudah menjadi semacam penyemangat saat bekerja. Bukan hanya kadar kafeinnya tetapi aroma kopi yang diseduh adakalanya sudah mampu memberikan efek relaksasi maupun efek penyemangat. Lalu bagaimana saat berpuasa? apakah konsumsi kopi boleh dilakukan?

Kurangi Konsumsi Kopi saat Puasa

Sayangnya, pada saat puasa, kopi atau teh disarankan untuk dihindari. Mengapa? Pasalnya tingginya kadar kafein pada kopi disebut mampu meningkatkan produksi air seni atau urine. Sehingga bisa lebih sering buang air kecil dan kehilangan cairan tubuh. Selain itu mengutip dari The Huffington Post disebutkan bahwasanya kandungan asam pada kopi juga bisa menyebabkan semakin meningkatnya produksi pada empedu dalam tubuh. Begitu mengonsumsi kopi maka kantong empedu tersebut kemudian melepaskan gas dalam usus akibatnya sering membuat perut orang terasa mulas. Dalam secangkir kopi seduh memiliki kandungan setidaknya 80 hingga 135 miligram kafein yang mampu membuat perut mulas. Bayangkan apabila dalam sehari mengonsumsi tiga, empat atau lima cangkir lebih kopi.

Lalu bagaimana jika memang tidak bisa meninggalkan kebiasaan mengonsumsi kopi atau teh saat sahur atau berbuka? Sadari risiko yang harus dialami. Jika memang sudah terbiasa dan tidak berpengaruh mungkin kebiasaan itu tetap bisa dilakukan. Atau solusi lain saat mengonsumsi kopi bisa dicampur dengan susu. Namun sebaiknya lebih bijak misalnya setelah berbuka dimana perut tidak dalam kondisi kosong bukan pada saat sahur. Selain itu setelah berbuka juga masih ada kesempatan untuk mengonsumsi lebih banyak air putih. Sementara saat sahur berisiko kehilangan banyak cairan padahal banyak aktifitas yang harus dilakukan.

Hal yang disarankan dilakukan saat puasa, antara lain :

  • Perbanyak konsumsi air putih. Tetapi selalu bijak dan tidak berlebihan. Karena kapasitas lambung yang terbatas dalam menampung cairan sehingga disarankan tidak mengonsumsi terlalu banyak air sekaligus. Dalam sehari memang dianjurkan mengonsumsi setidaknya 8 gelas air. Nah, hal tersebut bisa dibagi dalam beberapa tahapan. Misalnya dua gelas saat berbuka kemudian empat gelas ketika makan malam, selesai tarawih hingga menjelang tidur. Setelah itu dua gelas pada saat sahur. Atau sesuai selera. Apabila mengonsumsi kopi maka konsumsi air putih bisa lebih banyak lagi untuk mengimbangi cairan yang hilang. 
  • Boleh mengonsumsi minuman atau makanan manis tetapi secukupnya saja. Karena apabila berlebihan maka justru semakin cepat lapar. Manis memberikan rasa lapar “palsu”.
  • Konsumsi daging ayam, sapi dan putih telur pada saat sahur lebih disarankan. Kandungan protein tinggi pada makanan tersebut membutuhkan waktu yang lama untuk proses pencernaannya sehingga tidak mudah lapar. 
  • Konsumsi buah dan sayur juga disarankan. Kandungan air dan serat pada buah sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, serat maupun cairan untuk tubuh makin optimal saat puasa.




Sunday, June 21, 2015

Makanan yang Sebaiknya DIbatasi saat Berbuka Puasa

makanan yang dihindari saat puasa

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi saat Berbuka Puasa – Bulan ramadan sebenarnya adalah waktu yang tepat untuk mengelola kesehatan tubuh. Pasalnya orang yang sedang berpuasa bisa mengatur makanan apa saja yang dikonsumsi untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh selama berpuasa. Sayangnya, fakta yang ada sebagian besar orang justru tidak bisa mengontrol pola makan setelah berpuasa selama sekitar 12 jam. Saat berbuka adalah waktu dimana orang kemudian menjadi waktu balas dendam. Jadi jangan heran apabila setelah puasa berat badan justru naik dan beberapa kali mengalami gangguan kesehatan misalnya gangguan pada pencernaan.

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi saat Berbuka Puasa

Itulah mengapa sebaiknya agar puasa yang dijalankan lebih maksimal terutama dalam pengelolaan kesehatan tubuh, ada baiknya menghindari beberapa makanan yang justru bisa menambah berat badan atau justru menganggu kesehatan. 

Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya, boleh mengonsumsi namun jangan terlalu banyak. Mengutip dari detik.com makanan tersebut diantaranya : 
  • Gorengan. Makanan ini sudah semacam menjadi menu wajib bagi beberapa orang saat berbuka. Sambil minum teh manis atau minuman segar lainnya. Apabila Anda termasuk penggemar gorengan saat berbuka, mungkin sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya. Mengapa? Menurut pakar gizi, Prof. Dr. Hardiansyah, MS mengatakan bahwasanya gorengan termasuk jenis makanan yang memiliki kandungan protein tinggi. Protein memerlukan proses lama untuk mengubahnya menjadi energi. Akibatnya bisa membuat orang lemas bukan segar setelah banyak mengonsumsinya.
  • Gula. Berbukalah dengan makanan atau minuman yang manis telah menjadi semacam slogan wajib saat berbuka. Akibatnya orang pun adakalanya kalap dengan mengonsumsi minuman maupun makanan manis. Memang benar makanan atau minuman manis akan cepat menggantikan energi yang hilang. Namun sebaiknya membatasinya. Atau pilih manis yang berasal dari bahan alami misalnya jus buah-buahan yang tentu saja jangan menggunakan gula. Manis berlebih juga bisa membuat kadar lemak darah atau trigliserida naik.
  • Makanan asam dan pedas. Batasi pula konsumsi makanan asam dan pedas pada saat berbuka puasa. Lambung yang kosong kemudian bertemu dengan makanan pedas atau asam tentu bisa kaget dan terasa perih. Apabila tidak bisa meninggalkan makanan pedas, sebaiknya tahan dan membatasinya. Makan secukupnya saja dan jangan berlebihan. 

Lalu makanan dan minuman seperti apa yang boleh dikonsumsi? Sebenarnya makanan manis, gorengan, berlemak, pedas, maupun asam bisa dikonsumsi. Tetapi perlu melakukan kontrol diri. inilah esensi penting dari berpuasa yaitu menahan diri. Menahan diri tidak hanya saat berpuasa tetapi juga pada saat berbuka maupun sahur dengan bijak mengonsumsi setiap makanan dan minuman. Karena hal tersebut akan berhubungan erat dengan kesehatan tubuh. 

Saturday, June 20, 2015

Pentingnya Cukup Tidur Saat Sedang Berpuasa

manfaat tidur saat puasa

Pentingnya Cukup Tidur Saat Sedang Berpuasa – Saat sedang berpuasa, tidur pun akan memiliki pahala namun bukan berarti orang harus melakukan lebih banyak tidur daripada beraktifitas. Bagi orang yang memiliki pekerjaan kecil kemungkinan bisa bermalas-malasan dengan tidur saat berpuasa. Kemungkinan besar justru jam tidur yang makin berkurang. Pasalnya pada saat puasa, maka akan ada waktu dimana harus makan sahur terlebih dahulu. Hal ini tentu saja mengubah waktu tidur. Belum lagi apabila setelah sahur sudah tidak bisa tidur kembali.

Itulah mengapa pada saat berpuasa, penting kiranya untuk memperhatikan setiap asupan nutrisi agar  tubuh tetap terjaga kesehatannya. Selain itu perlu juga memperhatikan waktu tidur. Apalagi bagi orang yang akan mengalami kesulitan tidur kembali setelah sahur atau sholat shubuh. Apabila hal ini sampai terjadi maka bisa mengakibatkan kurang tidur atau tidur pun kurang berkualitas akibatnya justru lemas dan malas beraktifitas.

Pentingnya Cukup Tidur Saat Sedang Berpuasa

Mengapa kita tidak boleh meremehkan kecukupan tidur saat berpuasa? menurut dr. Andreas Prasadja, RPSGT seperti yang dikutip tempo.co mengungkapkan bahwa ketika seseorang mengalami gangguan tidur bisa menimbulkan dampak kurang baik bagi tubuhnya. Dalam penuturannya jangan sampai seseorang meremahkan soal kurang tidur. Karena ketika seseorang kurang tidur maka hal tersebut akan menganggu semua sistem kinerja tubuhnya. Beberapa diantaranya adalah 
  • Otak sulit fokus. Sudah tentu akan menganggu aktifitas atau pekerjaan yang seharusnya dilakukan. Mengantuk sudah pasti menurunkan produktifitas kerja yang dilakukan.
  • Emosi mudah meledak. Orang kurang tidur cenderung akan mudah marah atau langsung emosi hanya karena hal-hal sepele.
  • Metabolisme tubuh terganggu. Hal ini akan sangat menimbulkan gangguan bagi orang berpuasa. sistem metabolisme terganggu dimana keinginan makan bertambah, cenderung mudah lapar. 
  • Kurang tidur juga bisa menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain. Misalnya tetap memaksakan diri untuk mengendarai motor atau mobil padahal mengantuk. Tentu saja bisa menimbulkan kecelakaan fatal.

Obat Mujarab Kurang Tidur

Lalu apa obar mujarab kurang tidur? Tentu saja tidur dan itulah jawaban yang disampaikan dr. Andreas. Saat mengantuk jangan dipaksakan untuk mengonsumsi kopi, minuman berenergi dan lainnya dengan harapan akan kembali fokus bekerja, tidak mengantuk dan memulihkan stamina. Mengantuk itu sakit dan obatnya tentu saja tidur. 

Tips Menyiasati Cukup Tidur Saat Puasa

Agar memperoleh waktu istirahat atau jam tidur yang cukup saat menjalankan puasa maka perlu melakukan persiapan khusus. Pastikan telah memiliki menu sahur sehingga tidak perlu memasaknya cukup menghangatkannya saat saat pagi. Pilih menu yang cepat namun sehat misalnya oatmel, susu dan buah. Tentu proses untuk menyiapkannya sangat mudah. Hal ini akan membantu Anda untuk bisa memajukan jam tidur malam. Memajukan jam tidur sehingga bisa bangun sahur sesuai waktu yang diinginkan. Untuk mengetahui berkualitas tidaknya waktu tidur yang dilakukan bisa dilihat bagaimana keadaan tubuh saat pagi dan siang hari. Apabila terasa lemas, tidak segar dan cepat mengantuk saat siang hari, bisa jadi waktu tidur Anda kurang berkualitas.

Friday, June 19, 2015

Tips Menu Sehat Saat Puasa

tips menu sehat puasa

Menu Sehat Saat Puasa – Bagi umat muslim bulan ramadhan merupakan waktunya untuk semakin menambah kualitas maupun kuantitas beribadah. Terutamanya  puasa ramadhan. Meskipun tidak makan minum seharian namun tetap beraktifitas dengan lancar. Tentu inilah yang diinginkan semua umat Islam yang tengah menjalankan puasa. Namun saat puasa, kecenderungan akan membuat badan lemas karena tidak adanya nutrisi yang dicerna dan diserat tubuh termasuk cairan yang memiliki peranan sangat penting. Apa solusi terbaik untuk mengatasinya? Pemilihan menu sehat saat sahur dan berbuka adalah jawabannya.

Menu Sehat Saat Puasa

Mengutip dari CNN Indonesia, menurut dr. Samuel Oetoro, MS, Sp. Gk menyebutkan bahwa hal utama orang berpuasa adalah dia tidak merasa lemas maupun lapar ketika beraktifitas di siang hari. Rasa lapar tersebut terjadi karena kadar gula dalam darah sudah mulai menurun karena dipakai untuk beraktifitas. Nah, saat sahur adalah cara tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Memilih menu sahur yang akan mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Menu tersebut yang membutuhkan waktu panjang untuk proses pencernaan maupun penyerapannya dalam tubuh sehingga gula darah pun mengalami kenaikan secara perlahan begitu pula saat dimasukkan dalam sel oleh insulin pun juga secara perlahan. Sehingga saat siang hari gula darah tetap tinggi hingga menjelang berbuka dan tidak akan merasa lemas saat beraktifitas di siang hari. Menu tersebut diantaranya adalah :
  • Menu yang memiliki kandungan karbohidrat komplek misalnya nasi merah, nasi hitam dan kentang rebus yang dikonsumsi beserta kulitnya. 
  • Menu dengan kandungan protein dan lemak misalnya ikan, daging ayam dan putih telur.
  • Menu sayur dan buah serta memperbanyak air putih. Sayur dan buah membantu memenuhi kebutuhan serat, cairan dan vitamin.

Pentingnya Konsumsi Banyak Air Putih

Selain itu agar tetap segar dan sehat saat berpuasa, selain saat sahur maka saat berbuka pun perlu memperbanyak konsumsi air putih. Hal ini disampaikan dr. Sri Sukmaniah MSc, SpGK dari UI. Selama ini konsumsi air putih saat berbuka kalah populer dibandingkan konsumsi makanan dan minuman manis. Cairan paling tepat untuk menghidrasi tubuh setelah berpuasa adalah air putih. Air putih tidak hanya menggantikan cairan yang hilang. Namun juga berfungsi sebagai media untuk mengeluarkan racun maupun sisa metabolisme tubuh. 

Melalui air seni bisa diketahui apakah tubuh terhidrasi atau terpenuhi cairannya atau tidak. Apabila air seni kuning cerah atau bening berarti tubuh terhidrasi dengan baik. Namun jika pekat maka bisa jadi mengalami dehidrasi. Jadi saat puasa ada baiknya memperhatikan kepekatan air seni sehingga bisa mengantisipasinya dengan mengonsumsi banyak air putih.