Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts

Thursday, October 29, 2015

Tips Mengatasi Anak Suka Mengisap Jempol

Tips Mengatasi Anak Suka Mengisap Jempol - Mengisap jempol adalah perilaku wajar yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Hanya saja sebagai orangtua hendaknya kita mengarahkan agar anak secara lambat laun bisa terlepas dari kebiasaan mengisap jempolnya. Dampak buruk bisa terjadi karena anak suka mengisap jempol, antara lain:

Tips Mengatasi Anak Suka Mengisap Jempol

  • Jempol menjadi sulit berkembang dan kemudian tidak seimbang dibandingkan dengan jari lainnya.
  • Dengan mengisap jempol, berarti anak Anda telah mengisap beberapa jenis bakteri yang dapat menimbulkan penyakit.
  • Isap jempol dapat menyebabkan cacingan.

Pencegahan dan Penanganan Anak yang Suka Mengisap Jempol:

  1. Ajak anak berkomunikasi secara intens sehingga tidak berkeinginan menghabiskan waktu dengan mengisap jempol.
  2. Berikan aktivitas lain yang bisa mengalihkan perhatian anak dari mengisap jempol misalnya dengan bermain, menggambar, dan memberikan boneka lembut pada bayi.
  3. Apabila intensitas mengisap jempol pada bayi sudah keterlaluan, cobalah untuk menggunakan empeng yang dimasukkan ke mulut bayi sebagai pengganti jempolnya.
  4. Biarkan anak bermain dengan teman sebayanya. baca juga artikel menarik lainnya : Tampil Percaya Diri Dengan Rambut Sehat dan Bebas Botak

    Friday, September 25, 2015

    5 Tips Penanganan Muntah Pada Anak

    5 Tips Penanganan Muntah Pada Anak - Muntah adalah mengeluarkan kembali makanan atau minuman yang telah ditelan. Muntah seringkali dialami oleh bayi dan anak karena mereka belum bisa mengendalikan terhadap batas jumlah makanan yang masuk kedalam tubuh. Muntah juga bisa disebabkan oleh adanya satu penyakit yang menyerang si kecil.

    Muntah adalah mengeluarkan kembali makanan atau minuman yang telah ditelan. Muntah seringkali dialami oleh bayi dan anak karena mereka belum bisa mengendalikan terhadap batas jumlah makanan yang masuk kedalam tubuh. Muntah juga bisa disebabkan oleh adanya satu penyakit yang menyerang si kecil.

    Berikut ini beberapa penyebab muntah yang dapat ditemukan pada anak:
    • Terlalu kenyang anak tidak mampu mengatakannya sehingga akhirnya menjadi muntah.
    • Demam yang terlampau tinggi dan disertai dengan kejang biasanya juga bisa membuat anak muntah.
    • Beberapa penyakit karena infeksi virus semacam muntaber.
    • Adanya alergi terhadap makanan atau minuman tertentu.
    • Penyakit maag.
    • Radang tenggorokan.
    • Keracunan terhadap makanan tertentu.
    • Obat-obatan yang diberikan untuk mengatasi penyakit tertentu memiliki dampak si anak menjadi muntah.
    Penanganan Muntah pada Anak
    1. Agar anak tidak mengalami dehidrasi maka berikanlah minum sesaat setelah mereka menyelesaikan muntahnya.
    2. Tidurkan anak pada posisi miring atau dudukkan agar muntahan tidak tertelan kembali.
    3. Berikan larutan oralit yang bisa dibuat sendiri dari 1 gelas air, sepucuk sendok teh garam, dan 1 sendok makan gula secara berkala agar anaktidak kekurangan cairan.
    4. Hindarkan anak dari makanan dan minuman penyebab alergi dan muntah.
    5. Bawa anak ke dokter jika muntah telah lebih dari 5 kali
      .

    Saturday, August 22, 2015

    Infeksi Kongenital – Penyebab dan Gejala

    Infeksi Kongenital – Penyebab dan Gejala - Banyak infeksi yang memengaruhi bayi baru lahir ditularkan dari ibu ke bayi, baiks elama kehamilan atau persalinan. Oleh karena infeksi ini bersamaan dengan kelahiran bayi maka infeksi ini dikenal sebagai infeksi kongenital. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh virus dan parasit.

    Banyak infeksi yang memengaruhi bayi baru lahir ditularkan dari ibu ke bayi, baiks elama kehamilan atau persalinan. Oleh karena infeksi ini bersamaan dengan kelahiran bayi maka infeksi ini dikenal sebagai infeksi kongenital. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh virus dan parasit.

    Infeksi kongenital meliputi HIV (yang menyebabkan AIDS ), rubella (campak Jerman ),cacar iar, sifilis, herpes, toksoplosmosis, dan sitomegalovirus ( CMV ). Infeksi kongenital yang paling umum menjadi penyebab utama bayi kehilangan pendengaran bawaan. Beberapa dari infeksi, seperti infeksi GBS dan listeriosis, dapat diperoleh baik dari ibu atau dari lingkungan bayi.

    Bayi mungkin akan lahir dengan infeksi jika ibu mereka terinfeksi untuk pertama kalinya oleh kuman tertentu saat hamil. Namun, penularan pda bayi tidak selalu terjadi sehingga banyak bayi yang lahir dari ibu dengan infeksi ini tidak memiliki infeksi itu sendiri. Bayi lainnya mungkin pada awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, tetapi kemudian dampaknya baru terlihat.

    Risiko infeksi pada bayi sering tergantung pada saat ibu terkena kuman. Ibu hamil memiliki risiko paling besar terinfeksi rubella dan toksoplasmosis pada trimester pertama. Jika ibu terinfeksi, maka dapat menyebabkan masalah serius seperti penyakit jantung, kerusakan otak, tuli, gangguan penglihatan, atau bahkan keguguran. Infeksi lain dalam kehamilan dapat menyebabkan efek tidak parah pada janin tapi masih dapat menyebabkan masalah lain seperti masalah pertumbuhan dan perkembangan bayi.

    Tanda dan Gejala

    Beberapa tanda-tanda awal dari infeksi kongenital mungkin termasuk kepala besar atau kecil, ukuran tubuh kecil, kejang, masalah dnegan mata, ruam kulit,s akit kuning, organ perut membesar, dan murmur jantung.

    Bagaimana Penyakit Ini Didiagnosis dan Diobati ?

    Jika bayi dicurigai terkena infeksi kongenital, dokter akan membuat diagnosis dengan melakukan tes darah dan kultur darah serta cairan lainnya dari bayi atau ibu. Pengobatan yang sering diberikan adalah obat antivirus atau antibiotik yang digunakan untuk mengobati penyakit pada pasien yang lebih tua, serta perawatan intensif saat bayi di rumah sakit. Infeksi kengenital juga merupakan peringatan agar bayi mendapatkan tindakan medis lebih lanjut untuk melihat efek dari penyakit yang dapat berkembang bersamaan pertumbuhan bayi.

    Friday, June 26, 2015

    Anak Banyak Aktifitas, Perlukah diberi Vitamin?

    tips mencegah anak-anak sakit

    Anak Banyak Aktifitas, Perlukah diberi Vitamin? – Anak-anak usia sekolah biasanya selain memiliki aktifitas bermain dengan teman-temannya juga sudah memiliki banyak kegiatan di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler seperti drum band, pramuka, les, dan lainnya membuat mereka memiliki banyak aktifitas. Sebagai orang tua sudah sewajarnya menginginkan anak-anak selalu sehat dan ceria. Namun banyaknya aktifitas yang dilakukan tidak jarang memberikan rasa khawatir bagaimana jika anak jatuh sakit dan kekhawatiran lainnya. Adakalanya juga bertanya-tanya perlukah diberi asupan vitamin tambahan atau suplemen lainnya.

    Penyebab Gampang Sakit

    Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu biasanya anak-anak mudah sakit karena daya imunitas tubuh anak menurun. Sehingga bakteri maupun virus penyebab penyakit pun mudah menyerang. Anak-anak pun bisa terkena diare, flu, batuk maupun demam. Selain itu perubahan cuaca yang terjadi tiba-tiba dari panas menjadi hujan deras juga berpengaruh terhadap menurunnya daya tahan tubuh anak yang masih dalam proses perkembangan.

    Cara Pencegahan

    Agar anak-anak tidak mudah sakit meskipun memiliki banyak aktifitas, ada beberapa hal yang mungkin bisa diterapkan seperti yang disampaikan SMF Ilmu Kesehatan Anak, RSU Haji Surabaya, dr. Abdul Rohim SpA, berikut ini : 

    • Perhatikan pola makan teratur. Berikan dan ingatkan anak-anak untuk selalu makan teratur. Sarapan, makan siang maupun makan malam.
    • Perhatikan kecukupan gizi yang diperlukan. Pemberian menu makanan pun tidak sekedar hanya asal kenyang namun perlu diperhatikan kebutuhan gizi. Mulai dari karbohidrat, lemak, protein, serat, maupun vitamin. Jadi perlu keseimbangan antara menu daging, ikan, tahu, tempe, sayuran maupun buah-buahan.
    • Hindari jajan sembarangan. Apabila ke sekolah pastikan mereka tidak jajan sembarangan. Pada sekolah-sekolah tertentu biasanya memiliki kantin sekolah, pastikan kebersihannya sehingga apabila mereka ingin jajan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun ingatkan untuk tidak jajan sembarang di pinggir jalan yang belum diketahui kebersihan maupun bahan makanan tersebut. 
    • Cukup Istirahat dan Tidur. Nah, selain di luar kegiatan yang dilakukan pastikan anak-anak tidur cukup dan tidak terlalu malam.
    • Membiasakan melakukan olahraga. Meskipun di sekolah anak-anak telah memperoleh pelajaran olahraga namun biasakan untuk mengajak mereka berolahraga setidaknya seminggu sekali di hari minggu. Joging, jalan kaki, bersepeda dan lainnya. Tidak hanya membuat badan sehat tetapi juga menjadi semakin dekat dengan anak-anak.
    • Membiasakan untuk cuci tangan dan mandi. Setiap pulang sekolah, bermain atau beraktifitas lainnya biasakan anak-anak mencuci tangan dan kaki ketika berada di rumah. Begitu pula sebelum dan sesudah makan. Mandi pagi dan sore hari juga harus rutin dilakukan sehingga terjaga kebersihan badannya.

    Kapan diberikan suplemen vitamin?


    Sumber vitamin dan nutrisi lainnya adalah makanan. Apabila anak mudah sekali makan apapun sumber makanan baik sayuran maupun buah tentu tidak ada yang dikhawatirkan. Lain halnya ketika anak-anak hanya suka mengonsumsi ayam atau ikan saja tetapi tidak suka sayur maupun buah. Nah, saat inilah vitamin tambahan perlu diberikan. Namun sebelumnya perlu kiranya berusaha selalu memperkaya jenis makanan dan mereka pun tidak pilih-pilih makanan. Sehingga pemberian asupan vitamin tambahan pun tidak perlu diberikan.

    Sunday, April 26, 2015

    Tips Cegah Buah Hati Terkena Sariawan

    Tips Cegah Buah Hati Terkena Sariawan - Saat kita terkena sariawan rasanya sungguh menyakitkan. Sariawan di mulut atau lidah sama-sama membuat mulut tidak nyaman. Makan tidak enak, untuk berbicara pun juga terasa pedih. Apalagi jika yang mengalaminya adalah anak-anak. Anak - anak apalagi usia balita dan belum bisa berbicara maka sudah dipastikan mereka akan lebih banyak menangis. Saat lapar ia akan menangis begitu pula saat akan minum atau makan karena mulut atau lidah mereka terasa perih. Adakalanya juga bisa menyebakan munculnya demam. Sariawan bisa disebabkan karena kebersihan yang kurang terjaga. Bisa juga disebabkan infeksi jamur Candids albicans atau justru karena virus. Selanjutnya apa yang perlu dilakukan agar buah hati terhindar dari sariawan?
    cara mudah atasi sariawan pada bayi

    Tips Cegah Sariawan Sejak Dini

    Agar buah hati tidak tersiksa terkena sariawan maka cara termudah tentu saja dengan melakukan pencegahan, diantara dengan :

    • Selalu menjaga kebersihan. Baik kebersihan tangan ibu maupun buah hati, peralatan makan dan minum bayi serta menjaga kebersihan mulut bayi sejak dini. Misalnya membiasakan membersihkan mulut bayi setelah minum ASI menggunakan kain lembut untuk menggosok bagian gusi dengan lembut. Kemudian mulai membiasakan menggosok gigi balita sejak usia dua tahun atau saat buah hati telah memperoleh semakin beragam makanan mupun minumn yang diberikan. Mulut yang kurang bersih bisa menumbuhkan jamur yang termasuk penyebab munculnya sariawan.
    • Pilih sikat gigi yang lembut ketika sudah memulai membiasakan buah hati untuk menyikat gigi. Lembutnya bulu sikat gigi yang digunakan akan membantu mencegah munculnya sariawan pada gigi dan mulut
    • Usahakan buah hati Anda tidak bergantian mengunajan peralatan makan maupun minum dengan teman seusianya apalagi jika salah satu dari teman buah hati Anda tersebut mengalami sariawan. Hal ini perlu diwaspadai untuk mencegah terjadinya penularan.

    Tips Mempercepat Penyembuhan Sariawan

    Perlu diingat bahwasanya penyebab sariawan pada anak-anak tidak selalu seperti yang terjadi pada orang dewasa. Jadi untuk mempercepqt  proses penyembuhan ada beberapa hal yang mungkin bisa dilakjukan seperti :

    • Penuhi kebutuhan vitamin B Dan C salah satunya dengan memberikannya jus buah asli misalnya apel, jeruk, tomat dan sayursan hijau.
    • Berikan yogurt. Yogurt akan membantu menjaga keseimbangan bakteri pada mulut maupun tubuh sehingga akan membantu mempercepat proses penyembuhan.
    • Bawa ke dokter. Sariawan tersebut umumnya akan segera sembuh tiga hingga lima hari. Jika tidak kunjung sembuh padahal sudah diberi nutrisi sumber vitamin B maupun C serta yogurt selain itu juga selalu berupaya untuk menjaga kebersihan maka solusi terbaik tentu harus dibawa ke dokter sehingga bisa segera diberikan pengobatan terbaik.


    Saturday, April 18, 2015

    Kenali Pilek Alergi pada Anak

    Kenali Pilek Alergi pada Anak – Pernahkah mengalami hal berikut ini, dimana setiap pagi saat bangun tidur, buah hati Anda selalu bersin-bersin dan hidungnya pun berair mengeluarkan ingus. Ia pun harus sibuk menghapusnya ingusnya. Tidak hanya itu saja matanya pun terasa gatal dan berair. Hal tersebut baru berhenti atau agak reda saat hari mulai siang menjelang pukul 10.00. Hal tersebut selalu berulang setiap harinya. Jika buah hati Anda mengalami hal tersebut bisa jadi ia mengalami pilek alergi. 

    cara mengatasi pilek alergi pada anak

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan FK UI dikatakan terdapat sekitar 20 persen penduduk mengalami pilek alergi. Sebagian besar diderita anak-anak dan remaja. Penyakit ini memang tidak berbahaya namun tentu bisa menganggu aktifitas sehari-hari. Anak-anak kehilangan konsentrasi untuk belajar, kurang percaya diri sementara jika dialami orang dewasa tentu akan menganggu konsentrasi dalam bekerja. 

    Bagaimana Cara Mengatasi Pilek Alergi?

    Menurut dr. Samsuridjal Djauzi cara mengatasi pilek alergi dengan menghindari faktor pencetus alergi misalnya dengan rajin membersihkan debu-debu khususnya di dalam kamar. Selain itu bisa diatasi dengan penggunaan obat antialergi dan obat antiradang. 

    • Obat antialergi (antihistamin) akan membantu mengurangi gejala pilek alergi. Obat antihistamin akan membantu mengurangi berbagai gejala alergi misalnya bersin-bersin, rasa gatal pada hidung, maupun pilek. Hanya saja obat antihistamin kurang manjur untuk mengatasi hidung tersumbat. Hanya saja sebagian besar obat antihistamin memiliki efek samping mengantuk sehingga tidak memungkinkan untuk dikonsumsi anak-anak sebelum sekolah. Perlu konsultasi atau bertanya pada dokter ata apoteker apakah tersedia obat antihistamin generasi baru yang saat ini memiliki efek samping mengantuk yang lebih sedikit.
    • Obat semprot hidung yang memiliki kandungan steroid atau antiradang juga membantu mengatasi gejala pilek alergi. Obat antiradang yang disemprotkan ini akan membantu mengatasi hidung tersumbat. Hanya saja penggunaannya memerlukan bimbingan dokter atau apoteker. Hal ini diperlukan agar obat bisa benar-benar bekerja lebih maksimal. 

    Jika buah hati mengalami gejala tersebut ada baiknya benar-benar melakukan pemeriksaan yang benar. Hal ini diperlukan agar benar-benar mengetahui apakah buah hati Anda mengalami pilek alergi atau justru pilek infeksi. Misalnya dengan melakukan tes alergi baik tes kulit maupun tes laboratorium. 

    Bagaimana? Semoga informasi tersebut sedikit membantu. Dan jangan khawatir penggunaan obat antihistamin maupun obat antiradang akan sangat membantu ketika buah hati Anda mengalami pilek alergi. Tentu saja harus diimbangi dengan pemberian makanan bergizi dan selalu menjaga kebersihan rumah dan kamar buah hati sehingga terhindar dari faktor pencetus pilek alergi.

    Friday, April 17, 2015

    Pentingnya Imunisasi Bagi Seseorang

    Pentingnya Imunisasi Bagi Seseorang – Imunisasi identik hanya untuk anak-anak? Benarkah demikian? Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah pasalnya anak-anak cenderung belum memiliki daya imun yang kuat. Sehingga akan lebih cepat terkena penyakit. Itulah mengapa sejak lahir perlu diperhatikan imunisasi apa saja yang sudah maupun belum diberikan. Imunisasi sebenarnya juga tidak hanya memberikan keuntungan bagi seseorang saja. Ini berlaku ketika imunisasi yang diberikan pada sebuah kelompok, masyarakat, komunitas dan lainnya berhasil diberikan.

    alasan pentingnya pemberian imunisasi

    Pada dasarnya imunisasi bertujuan memberikan perlindungan terhadap orang-orang yang telah diiumunisasi terhadap penyakit tertentu. Ketika berhasil terlindungi maka kemungkinan terkena penyakit tersebut akan semakin berkurang. Agar penyakit tertentu tidak mampu menyerang, maka setiap orang harus memiliki kekebalan tubuh dengan pembentukan zat antibodi dengan kadar tertentu. Kadar zat anti penyakit yang dapat melindungi disebut dengan kadar protektif (Kompas, 12 April 2015) 

    Lalu apa yang perlu dilakukan agar memperoleh kadar perlindungan tersebut? maka perlu diberikan imunisasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Karena ada beberapa imunisasi yang hanya perlu diberikan sekali, perlu diulang dan ada pula diulang pada usia tertentu. 

    Dan biasanya masalah yang banyak terjadi adalah belum semua orang mengetahui imunisasi apa saja yang harus dilakukan. Kemudian terkadang imunisasi yang dilakukan tidak sesuai jadwal, terlambat, belum diimunisasi atau imunisasi yang dilakukan tidak lengkap. Agar lebih optimal dan hasilnya lebih maksimal maka tidak ada salahnya mencari informasi imunisasi apa saja yang perlu diberikan, kapan dan usia berapa. Bisa bertanya pada dokter atau ahli kesehatan yang memang sudah terpercaya.

    Usia Berapa Saja Perlu Diberikan Vaksin?

    Ada beragam vaksin yang sebenarnya perlu diberikan, salah satunya vaksin yang perlu diberikan sesuai usia. Berikut ini diantaranya : 
    1. Usia lahir hingga 1 tahun. Jenis imunisasi yang perlu diberikan adalah imunisasi polio, BCG, hepatitis B, DPT, campak, HiB, rotavirus, pneumokokus
    2. Usia 1 hingga 4 tahun. Jenis imunisasi yang diberikan polio, DPT, MMR, HiB, pneumokokus, tifoid, hepatitis A, varisela, influenza
    3. Usia 5 hingga 12 tahun. Jenis imunisasi yang perlu diberikan adalah imunisasi DPT, polio, campak, MMR, hepatitis A, tifoid, varisela, pneumokokus, influenza.
    4. Usia 12 hingga 18 tahun. Jenis imunisasi yang perlu diberikan adalah imunisasi hepatitis B, TT, (MM)R, hepatitis A, tifoid, varisela, HPV, influenza, pneumokokus
    5. Usia lanjut (lansia). Jenis imunisasi yang perlu diberikan imunisasi influenza dan pneumokokus

    Semoga informasi tersebut memberikan pencerahan dan bisa dijadikan referensi imunisasi apa saja yang sudah dilakukan selama ini. Selain itu bisa memonitor juga imunisasi yang diberikan untuk buah hati. Sehingga seluruh keluarga bisa terjaga kesehatannya.

    Thursday, April 16, 2015

    Mengapa Sarapan sangat Penting Bagi Anak-anak?

    Mengapa Sarapan sangat Penting Bagi Anak-anak? Anak-anak merupakan usia dimana masih membutuhkan banyak nutrisi yang akan sangat baik bagi perkembangan tubuhnya. Selain itu cukupnya nutrisi yang diperlukan tubuh juga membantu menunjang setiap aktifitas yang dilakukan. Apalagi anak-anak selalu banyak bergerak terutama ketika bermain dengan teman-temannya. Nutrisi diperoleh dari setiap makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Makan teratur dengan gizi yang terpenuhi tentu saja merupakan solusi terbaik. Anak-anak ada baiknya dibiasakan untuk makan dengan jadwal yang teratur. Diawali dengan pemberian sarapan sebelum berangkat ke sekolah atau memulai aktifitasnya di pagi hari. Saat tidak sarapan dan sarapan terlebih dahulu pasti akan terasa bedanya.
    Anak-anak merupakan usia dimana masih membutuhkan banyak nutrisi yang akan sangat baik bagi perkembangan tubuhnya. Selain itu cukupnya nutrisi yang diperlukan tubuh juga membantu menunjang setiap aktifitas yang dilakukan

    Alasan Mengapa Sarapan Penting Bagi Anak-anak 

    • Perlu diketahui pada dasarnya ketika tidur, tubuh masih melakukan metabolisme. Alhasil ketika pagi hari energi pun berkurang. Nah, itulah mengapa sebelum memulai aktifitas di awal hari sangat perlu membiasakan mengonsumsi sarapan. 
    • Sarapan merupakan sumber energi yang akan menjadi bahan bakar saat memulai aktifitas. Seperti halnya alat transportasi yang memerlukan bahan bakar, begitu pula lampu yang memerlukan aliran daya listrik agar menyala begitu pula tubuh yang memerlukan energi agar bisa beraktifitas dengan lancar. 
    • Saat perut kosong atau lapar biasanya akan membuat tubuh lemas dan kurang konsentrasi bahkan membuat cepat marah atau tersinggung. Tidak jarang bisa menyebabkan pusing maupun sakit perut. Alhasil akan menganggu aktifitas. 
    • Sarapan disebut-sebut pula berhubungan erat dengan kemampuan daya ingat yang baik.

    Lalu sarapan apa yang paling baik untuk anak-anak? Segelas susu dengan sebutir telur, segelas susu dengan setangkup roti, semangkuk sereal dan sebagainya. Intinya, menu sarapan bisa apa saja asalkan mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh. Selain itu bisa mencukupi kebutuhan energi hingga siang harinya. Kebiasaan sarapan pun bisa dilakukan sejak dini. Apalagi anak-anak memiliki kecenderungan mengikuti kebiasaan orang tuanya. Sehingga untuk perkembangan yang lebih baik pada anak-anak tidak ada salahnya untuk melakukan kebiasaan baik dengan sarapan setiap pagi sebelum memulai aktifitas. Toh, tidak perlu ditanya lagi apa pentingnya melakukan sarapan karena sudah pasti akan membantu melancarkan kegiatan yang dilakukan terutama yang memerlukan energi besar seperti belajar maupun aktifitas fisik lainnya.

    Monday, March 2, 2015

    Mengenal Gejala Diabetes Pada Anak

    Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah dikarenakan adanya gangguan pada sistem metabolisme dalam tubuh. Pada penderita diabetes, ada kelainan pada organ pankreas, yaitu tidak mau memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh
    Mengenal Gejala Diabetes Pada Anak - Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah dikarenakan adanya gangguan pada sistem metabolisme dalam tubuh. Pada penderita diabetes, ada kelainan pada organ pankreas, yaitu tidak mau memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Akhirnya penderita memiliki banyak persendian glukosa sehingga seringkali merasa lemah.

    Gejala Diabetes pada Anak-Anak

    Penyakit diabetes yang umumnya terjadi pada orang dewasa, ternyata bisa juga di derita oleh anak-anak. Diabetes yang terjadi pada anak-anak biasanya dikenal dengan diabetes tipe 1. Gejala-gejala yang timbul antara lain;
    • Anak menjadi sering buang air kecil – Intensitas buang air kecil anak-anak yang terserang diabetes biasanya lebih sering. Misalnya sehari sampai bisa lebih dari enam kali dan terutama di malam hari anak suka tiba-tiba ngompol berkali-kali.
    • Mudah haus karena seringnya buang air kecil sehingga anak juga sering minum – Oleh karena seringnya buang air kecil maka anak yang terserang diabetes menjadi sering pula minum. Jika si anak sulit minum justru yang terjadi adalah dehidrasi dan ini akan menyebabkan penyakit tambahan.
    • Berat badan berkurang – berat badan menjadi turun karena glukosa tidak bisa diubah menjadi energi sehingga untuk beraktivitas tubuh menggunakan energi yang diambil dari lemak sehingga badan anak cenderung turun terus.
    • Mudah lelah, letih, dan terlihat kurang bertenaga – anak yang terserang diabetes tampak lesu dan mudah lelah. Hal ini karena tubuh anak tidak mampu memproses glukosa untuk dijadikan energi.
    • Peningkatan kadar gula dalam darah yang bisa diketahui lewat cek laboratorium.

    Penyebab dan Cara menangani Diabetes Pada Anak

    Selama ini penyebab diabetes pada anak-anak terlebih diakrenakan faktor keturunan. Jika sewaktu mengandung ibu mengalami diabetes maka bayi yang dilahirkan berkemungkinan mengalami diabetes juga. Selain itu, penyebab lain adalah infeksi virus yang menyerang tubuh sehingga pankreas tak bisa memproduksi hormon insulin yang berarti terhambatnya pengolahan glukosa menjadi energi.

    Penanganan Anak-anak yang terserang diabetes, antara lain sebagai berikut;
    1. Diabetes tipe 1 yang terjadi pada anak-anak tidak bisa dicegah. Pencegahan semenjak awal adalah dengan memelihara kesehatan saat si ibu hamil.
    2. Penanganan diabetes pada anak adalah dnegan memberikan makanan cukup serat serta bergizi.
    3. Memberikan perawatan intensif sesuai hasil konsultasi dengan dokter ahli, biasanya diberikan terapi hormon yang nahya bisa dilakukan oleh dokter.
    4. Rutin memeriksakan anak ke dokter dan cek gula darah untuk dapat dilakukan perawatan yang tepat.
    5. Rutin memeriksakan anak ke dokter dan cek gula darah untuk dapat dilakukan perawatan yang tepat.
    6. Memberikan cukup air minum agar anak tidak mengalami dehidrasi, serta menjalankan diet sesuai saran dokter.
    7. Mengajar anak menjalankan pola hidup sehat seperti berolahraga secara teratur.

    Friday, February 27, 2015

    Kenali Ciri Anak Yang Mengalami Deprivasi Maternal

    Kenali Ciri Anak Yang Mengalami Deprivasi Maternal - Deprivasi maternal merupakan suatu kondisi dimana anak kekurangan kaasih sayang orangtua terutama ibu. Kekurangan kasih sayang ini bisa karena intensitas pertemuan yang terlalu singkat ataupun kurangnya perhatian meskipun ibu berada di depan mata.

    Deprivasi maternal merupakan suatu kondisi dimana anak kekurangan kaasih sayang orangtua terutama ibu

    Ciri-ciri Anak Mengalami Deprivasi Mental

    • Mengalama keterlambatan tumbuh kembang (tumbang) baik fisik maupun psikis, seperti terlambat bicara, berjalan, dan pertumbuhan tubuh yang kurang maksimal.
    • Anak rewel, suka menangis, dan tidak bisa dihentikan oleh para pengasuhnya.
    • Anak suka menyendiri, sulit menjalin hubungan sosial dengan teman, dan kadang kala lebih asyik dengan teman khayalan.
    • Anak sering mengalami sakit secara fisik seperti demam, menggigil, kedinginan, pusing, dan diare.
    • Kembali mengalami kesulitan pada toilet training, suka mengompol, BAB di celana, dan sejenisnya padahal sebelumnya sudah bisa menyatakan keinginannya tersebut.

    Mencegah dan Menangani Deprivasi Maternal

    Sebagai orangtua yang memedulikan tumbuh kembang anak-anaknya, ibu seharunya bisa mencegah keadaan deprivasi maternal. Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi deprivasi maternal pada anak, antara lain:

    Menemani anak tidur
    Bagi bayi dan balita, tidur bersama orangtua terutama ibu masih sangat dibutuhkan. Anak akan merasa lebih aman dan nyaman apabila ada ibu di sisi mereka saat ticur. Setelah anak berangkat dewasa, pembiasaan tidur sendiri tetap bisa dilakukan dengan cara bertahap. Misalnya terlebih dahulu menemani dan membacakan cerita bagi anak sebelum mereka tertidur. Setelah anak tidur maka orangtua bisa pindah ke kamar tidur sendiri.

    Tak segan memeluk dan mencium anak untuk mengungkapkan rasa sayang. Jika ada yang berkata rasa sayang tak perlu diungkapkan, maka hal itu sepertinya tidak berlaku untuk anak. Anak akan lebih memahami ungkapan kasih sayang kedua orang tua mereka dalam bentuk pelukan, ciuman, dan kata-kata teduh yang menggembirakan. Oleh karenanya, memeluk anak tetap dapat dilakukan sampai mereka beranjak remaja.

    Membuat pertemuan dengan anak lebih berkulaitas.
    Deprivasi maternal tak akan sempat dialami oleh anak apabila pertemuan yang terjadi dengan kedua orangtua terutama ibu lebih berkualitas. Pertemuan setiap waktu dengan intensitas tinggi pun tak menjamin adanya kualitas jika orang tau tak mengusahakannya ada. Misalnya pada ibu bekerja bisa jadi anak justru tak mengalami deprivasi maternal karena ketika berada di rumah si ibu sangat  menyayangi dan memerhatikannya. Sedangkan bisa saja ibu yang berdiam di rumah saja justru gagal menghadirkan pertemuan yang berkualitas karena rasa jenuh sehingga pengasuhan yang dilakukan tak bisa terlalu intensif.

    Memerhatikan kebutuhan dan keinginan anak.
    Selalu menurut maunya, tetapi mau berdiskusi tentang baik buruk satu keinginan yang dimiliki anaks ehingga ketika tidak diperbolehkanpun, si anak tetap bisa menerima dengan lapang setelah diberikan pengertian dengan rasa kasih oleh sang ibu.

    Mengasuh dan mendidik anak dengan gembira
    Mengasuh anak memanglah unik. Jika kita mengasuhnya dengan marah, sebal, tentu saja anak-anak akan tumbuh pula menjadi seorang pemarah. Berbalik ketika kita mengasuh anak dengan gembira maka anak juga akan tumbuh dengan gembira sehingga bisa maksimal perkembangannya.

    Menyerahkan anak kepada pengasuh yang bisa memahaminya saat ibu bekerja atau bepergian.
    Memilih pengasuh yang tepat untuk anak memanglah sulit karena sebenarnya pengasuh yang tepat bagi mereka adalah ibunya sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Sang Maha Kuasa. Meskipun demikian, peran pengasuh sangat penting saat ibu bekerja di luar rumah. Pemilihan pengasuh hendaknya melibatkan kedua orangtua dan anak. Utamakanlah memilih pengasuh yang baik, sopan, dan bisa memahami keinginan anak.

    Monday, January 19, 2015

    Tips Menangani Bintitan Pada Anak

    Tips Menangani Bintitan Pada Anak - Bintitan adalah tonjolan yang muncul disudut mata, berwarna merah dan rasa nyeri yang sangat mengganggu.

    Tips Menangani Bintitan Pada Anak
    Tips Menangani Bintitan Pada Anak

    Penyebab Bintitan Pada Anak
    Pada anak-anak kadang kala tumuh bintitan, hal ini dikarenakan beberapa penyebab, antara lain.
    • Adanya kotoran yang masuk ke dalam mata dan menimbulkan peradangan (infeksi).
    • Debu yang menyapu wajah dan menyebbakan infeksi di sudut mata.
    • Keringat yang mengandung kotoran dan menyebabkan infeksi.

    Bagaimana Menangani Anak Yang Terserang Bintitan?
    1. Ketika anak terserang bintitan, pasti akan timbul rewel karena rasa nyeri dan berat di sudut mata. Penanganan yang bisa dilakukan oleh orantua antara lain.
    2. Bersihkan daerah yang terkena  bintitan dengan kapas hangat, lalu dikeringkan.
    3. Memberikan obat antinyeri yang sama dengan obat demam.
    4. Memberikan salep khusus infeksi dan aman buat mereka.
    5. Berkonsultasi dengan dokter terutama untuk bayi dan balita yang mengalami bintitan
    Jika Anak Anda mengalami bintitan, sebaiknya berusahalah tetap tenang dan coba praktekkan tips menangani bintitan pada anak seperti dijelaskan diatas, semoga membantu.

    Sunday, January 11, 2015

    Tips Menggunakan Bedak Bayi Secara Aman dan Nyaman

    Tips Menggunakan Bedak Bayi Secara Aman dan Nyaman - Bedak bayi merupakan salah satu produk perawatan tubuh yang biasanya selalu ada dan mengambil peran penting dalam kesegaran bayi. Bedak bisa berbentuk serbuk ataupun padat, memiliki bau khas wangi bayi dan bermanfaat melembutkan kulit, mengurangi keringat berlebih, dan memberikan kesegaran pada bayi. biasanya bedak bayi digunakan saat bayi selesai mandi, berganti popok, dan di siang hari saat gerah.

    Meskipun fungsinya untuk menyegarkan kulit bayi, namun penggunaan bedak bayi sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting sebagai berikut demi kenyamanan dan keamanan bayi

    Bagaimana Menggunakan Bedak Bayi Secara Aman dan Nyaman?

    Meskipun fungsinya untuk menyegarkan kulit bayi, namun penggunaan bedak bayi sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting sebagai berikut demi kenyamanan dan keamanan bayi.
    • Gunakan bedak tabur hanya pada tubuh bayi, bukan pada muka atau wajahnya karena bisa masuk ke dalam hidung dan justru terhirup serta mengganggu pernapasan bayi.
    • Pada bayi perempuan sebaiknya menggunakan bedak padat ketika memulas daerah paha dan selangkangan agar taburan bedak tidak masuk kedalam area ‘V’ dan menyebabkan pengendapan di usia dewasa kelak.
    • Hentikan penggunaan bedak apabila kulit bayi memerah, ruam, dan menampakkan tanda alergi. Segera berkonsultasi dengan dokter untuk memilih bedak bagi kulit sensitif atau disarankan untuk tidak berbedak.
    Berhati-hati dan selalu mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan sebelum memilih produk bedak untuk si buah hati merupakan langkah smart untuk  selalu menjaga kesehatan bayi Bunda.

    Thursday, January 8, 2015

    Mengenal Makanan dan Minuman yang Melancarkan BAB Si Kecil

    Mengenal Makanan dan Minuman yang Melancarkan BAB Si Kecil - BAB merupakan singkatan dari buang air besar, hal ini merupakan satu cara pembuangan sisa-sisa makanan dari dalam tubuh anak-anak maupun semua orang.

    Makananan dan Minuman yang dapat melancarkan BAB dapat dilihat berikut ini.


    Pada bayi dan anak-anak, kapasitas dan intensitas BAB berbeda-beda tergantung asupan makanan dan juga faktor lainnya. Pada bayi dengan komsumsi ASI Ekslusif, bisa jadi BAB akan sangat lancar sampai kadangkala orangtua merasa khawatir bayinya terserang diare. ASI mengandung zat pencahar sehingga membuat pencernaan bayi bekerja dengan baik dan lancar. Sedangkan pada bayi dengan komsumsi susu formula BAB-nya lebih padat. Sejauh bayi dan anak tidak merasa sakit dan tetap nyaman, BAB dua kali sehari ataupun dua hari sekali tetaplah normal. Menjadi tidak normal apabila BAB memiliki bentuk lembek cenderung cair yang mengarah pada diare atau BAB sulit dikeluarkan yang mengarah pada sembelit.

    Makananan dan Minuman yang dapat melancarkan BAB dapat dilihat berikut ini.
    • ASI pada bayi.
    • Buah-buahan pada bayi di atas usia 6 bulan sampai seterusnya.
    • Minum air putih minimal 1,5 liter per hari
    • Sayuran hijau bagi bayi di atas usia 6 bulan sampai seterusnya.
    • Gerak tubuh pada bayi, dan anak disesuaikan dengan usia masing-masing.
    Demikian informasi singkat tentang masalah BAB, dan makanan dan minuman yang dapat melancarkan BAB, khususnya pada bayi dan anak, semoga membantu.

    Tuesday, January 6, 2015

    4 Makanan Yang Harus di Batasi Pada Anak Autis

    Makanan Yang Harus di Batasi Pada Anak Autis - Autis merupakan bentuk kelainan perkembangan sistem saraf pada yang dialami seseorang, biasanya didapatkan sejak lahir atau berkembang saat usia balita. Pada umumnya penyandang autis akan mengembankan sikap sulit membangun hubungan dengan orang lain, tidak mampu berkomunikasi secara normal, dan sulit mengembangkan hubungan sosial yang saling memahami.

    Autis merupakan bentuk kelainan perkembangan sistem saraf pada yang dialami seseorang, biasanya didapatkan sejak lahir atau berkembang saat usia balita


    Gejala dan Ciri Khas Penyandang Autis------------

    Tidak pernah bergumam, menunjuk, dan mengenggam sampai usia 1 tahun.
    Tidak pernah mengucap kata dan menyusun menjadi kalimat sampai usia 2 tahun.
    Kehilangan kemampuan berbahasa dan interaksi sosial di usia tertentu.
    Bermain dengan benda diluar kewajaran (misalnya; mengajak tersenyum benda-benda dan memperlakukan tidak pada tempatnya).
    Menggerakkan bagian tubuh tertentu secara berulang-ulang.
    Sulit menjalin komunikasi dan berhubungan sosial dengan orang lain.
    Sulit menatap mata lawan bicara.

    Penyebab Autis--------------

    1. Faktor genetis, bisa jadi ada keluarga yang mengalami hal yang sama.
    2. Faktor lingkungan, karena adanya paparan zat merkuri yang masuk.

    Penanganan Penyandang Autis---------------

    Meminimalkan dampak autis pada perilaku anak dengan mengontrol asupan makanan dan minuman. Anak autis dibatasi untuk makan dan minum bahan makanan yang mengandung.
    • Gluten – zat gluten terdapat dalam terigu dan segala produk turunannya, seperti roti, sereal, dan sejenisnya. Komsumsi gluten menyebabkan anak autis cenderung bersikap hiperaktif, agresif, dan kurang percaya diri.
    • Kasein – zat kasein terdapat pada susu dan segala produk turunannya. Komsumsi ksein sama pengaurhnya pada anak autis seperti saat mengkomsumsi gluten.
    • Segala makanan hasil fermentasi dan obat-obatan antibiotik. Makanan hasil fermentasi dan obat antibiotik bisa mengganggu pencernaan anak autis.
    • Pengawet, perasa, dan pewwarna kimia – zat aditif yang terdapat pada pengawet, pewarna, dan perasa makanan akan menyebabkan dan memicu perilaku hiperaktif pada anak
    Melakukan terapi wicara, okupasi terapi, dan terapi perilaku pada ahlinya dan dilakukan juga dirumah sebagai sarana mengarahkan perilaku anak autis agar bisa diterima oleh lingkungannya.(/Bas)

    Tuesday, December 30, 2014

    Kenali Penyebab dan Tips Menangani Anemia Pada Si Kecil

    Anemia merupakan suatu keadaan ketika tubuh mengalami kekurangan sel darah merah atau kadar hemoglobin cukup rendah. Keadaan ini menyebabkan penderita menjadi lemah, letih, lesu, dan malas melakukan aktivitas apapun.

    Anemia merupakan suatu keadaan ketika tubuh mengalami kekurangan sel darah merah atau kadar hemoglobin cukup rendah. Keadaan ini menyebabkan penderita menjadi lemah, letih, lesu, dan malas melakukan aktivitas apapun.

    Jenis dan Penyebab Anemia Pada Anak


    Anemia karena kehilangan berlebihan.
    Anemia yang disebabkan oleh kehilangan darah yang berlebihan biasanya terjadi saat anak-anak mengalami hal-hal sebagai berikut.
    • Adanya perdarahan karena kecelakaan, seperti jatuh dan sejenisnya.
    • Adanya perdarahan karena satu penyakit seperti maag akut, kenker, dan wasir.
    • Pengaruh obat-obat anti-inflamasi yang digunakan.


    Anemia karena kekurangan produksi sel darah merah
    Produksi darah merah pada seseorang yang sehat tentu sesuai dengan kebutuhannya. Pada kasus tertentu, seseorang tak bisa memproduksi sel darah merah sesuai kebutuhannya. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab anemia. Beberapa yang menjadi penyebab produksi sel darah merah berkurang antara lain.
    Penderita anemia sel sabit, yaitu bentuk sel darah merah seperti bulan sabit. Bentuk demikian membuat sel darah merah memecah dengan cepat sebelum mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk disebarkan ke seluruh sel tubuh.

    Kekurangan zat besi, biasanya disebabkan oleh pola makan yang buruk dan keadaan luka atau terkena penyakit tertentu sehingga mengeluarkan banyak darah.
    Kekurangan vitamin, terutama vitamin B12 karena ketidakmampuan lambung menghasilkan zat intrinsik yang akan membantu penyerapan makanan dan minuman.

    Anemia karena penghancuran sel darah merah yang berlebihan (hemolisis). Anemia jenis ini membuat seseorang mengalami kematian dini pada sel-sel darah merahnya sehingga sumsum tulang sebagai produsen sel darah merah tak sanggup mengimbangi dengan produksi yang baru. Keadaan seperti ini bisa disebabkan oleh.
    • Infeksi
    • Reaksi dari satu obat tertentu.
    • Beberapa prosedur medis, seperti penanganan pasien paru dan ginjal yang memerlukan mesin tertentu.
    • Keracunan.

    Tips Penanganan Anak yang Terserang Anemia

    Berbagai penyebab anemia membutuhkan penanganan berbeda, ada yang harus menggunakan bantuan dokter atau medis dan ada yang bisa ditangani sendiri. Anemia yang disebabkan oleh penyakit tertentu, reaksi obat, dan kehilangan banyak darah harus menggunakan bantuan dokter atau medis yang berpengalaman untuk menanganinya.
    Namun, untuk mengatasi anemia dikarenakan kurangnya gizi dan nutrisi bisa dilakukan oleh orang tua dengan memerhatikan asupan makanan dan minuman si anak. Di samping masalah nutrisi, anak yang mengalami anemia perlu dibiasakan untuk berolahraga pagi dan menghirup udara  segar. Sedangkan siang hari lebih baik beristirahat.

    Berikut ini makanan dan minuman yang baik bagi pembentukan sel darah merah.
    • Daging merah, seperti daging sapi dan produk olahannya.
    • Susu dan berbagai produk olahannya.
    • Sayuran yang banyak mengandung zat besi, seperti bayam dan kangkung.
    • Seafood seperti udang dan tiram.
    • Hati sapi dan ayam kampung.
    • Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, untuk memudahkan penyerapan zat besi pada tubuh.

    Nah bunda, demikian beberapa hal yang harus diketahui seputar penyakit anemia yang sering menyerang anak, plus bagaimana mencegah dan merawat si kecil yang menderita anemia. Happy parenting bunda

    Sunday, December 28, 2014

    Cara Mencegah dan Mengobati Alergi pada Anak

    Tempat munculnya alergi juga berbeda, ada yang berbentuk batuk, ruam pada kulit, sampai sesak napas seperti yang telah diuraikan diatas
    Munculnya alergi pada anak-anak bisa bervariasi waktu dan tempatnya. Ada yang mengalami alergi terhadap makanan, minuman atau zat ertentu saat masih bayi, masih balita, dan kadang ada pula yang telah dewasa. Tempat munculnya alergi juga berbeda, ada yang berbentuk batuk, ruam pada kulit, sampai sesak napas seperti yang telah diuraikan diatas. Oleh karenanya, cara mencegah dan menangani alergi  tentu berbeda pada setiap anak dengan kasus yang berbeda pula (Baca Juga: Beberapa Penyebab Alergi pada Anak). Hanya saja, tetap ada kesamaan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua agar bisa mengasuh di buah hati yang terserang alergi dengan nyaman, diantaranya:
    • Mengingat-ingat dan kalau perlu mencatat makanan, minuman, zat dan situasi seperti apa saja yang membuat anak mengalami alergi.
    • Menghindarkan anak dari makanan, minuman, zat tertentu, dan situasi yang bisa menimbulkan alergi pada anak.
    • Membiasakan pemberian makanan non penyedap untuk menghindari alergi yang sebagian besar disebabkan oleh zat tersebut.
    • Memeriksakan secara seksama ke dokter dan laboratorium untuk mengetahui penyebab alergi pada anak-anak.
    • Obat yang paling utama bagi penderita alergi adalah menghentikan komsumsi makanan dan minuman penyebabnya, juga menghindarkan  diri dari situasi yang dapat memacu alergi semakin hebat.
    • Jika diperlukan obat tertentu sebaiknya orang tua berkonsultasi denga dokter anak

    Nah, Beberapa inilah hal yang perlu bunda ingat-ingat untuk mencegah atau mengobati alergi, baik itu alergi makanan, minuman zat tertentu, atau kondisi tertentu. Semoga Anak-anak kita selalu terhindari dari penyakit alergi.Gambar:shutterstock.com

    Ini Dia Penyebab Alergi Pada Anak

    Penyebab alergi pada setiap anak berbeda-beda, seperti halnya dampak dari alergi yang berbeda-beda pada setiap orang (Baca juga: Kenali Jenis-jenis Alergi Pada Anak). Secara garis besar, penyebab alergi bisa dibedakan menjadi dua.

    Alergi yang disebabkan oleh makanan dan minuman, misalnya alergi susu sapi, alergi ikan laut, alergi buah nanas, dan sebagainya

    Disebabkan oleh makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh.

    Alergi yang disebabkan oleh makanan dan minuman, misalnya alergi susu sapi, alergi ikan laut, alergi buah nanas, dan sebagainya. Cara mengetahuinya adalah dengan mengingat-ngingat penyebab alergi atau bisa juga dites alergi kedokter dan laboratorium.

    Makanan dan minuman yang berkemungkinan besar menyebabkan alergi pada sebagian anak dapat dilihat berikut ini.
    • Susu sapi dan produk turunannya seperti keju, yoghurt, biskuit, roti, dan makanan yang salah satu bahannya adalah susu sapi.
    • Seafood dan produk turunannya, seperti udang, ikan laut, cumi, tiram, saus tiram, kecap ikan, dan makanan sejenisnya.
    • Ayam broiler beserta telur dan produk turunannya, seperti nugget, sosis, dan kue.
    • Berbagai jenis jeruk, seperti jeruk manis, jeruk mandarin, jeruk pacitan, jeruk keprok, dan sejenisnya.
    • Stroberi dan berbagai produk yang berbahan baku stroberi seperti selai, roti, dan sejenisnya.
    • Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, kacang panjang, dan makanan yang terbuat dari bahan kacang.
    • Zat perasa seperti vetsin.

     

    Disebabkan oleh benda-benda lain yang berada di luar tubuh.

    Alergi pada anak juga bisa disebabkan oleh benda dan zat lain yang berada di luar tubuh. Misalnya alergi terhdap debu, kapuk, bulu binatang, udara dingin, udara panas, dan berbagai produk kosmetik tertentu.

    Kenali Jenis-Jenis Alergi Pada Anak

    Alergi secara umum dijelaskan sebagai bentuk reaksi yang tidak normal terhadap zat tertentu sehingga menyebabkan berbagai gangguan di beberapa anggota tubuh yang terkait. Dikatakan sebagai reaksi yang tidak normal atau berlebihan karena pada orang lain bisa jadi zat-zat tertentu tersebut tidak berbahaya dan tidak mengganggu, tetapi bagi penderita alergi justru sebaliknya.

    Alergi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tempat (anggota tubuh) dan reaksi yang ditimbulkan. Berikut ini penjelasannya.

    Alergi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tempat (anggota tubuh) dan reaksi yang ditimbulkan. Berikut ini penjelasannya.

    Alergi hidung yang muncul sebagai penyakit hay fever.

    Alergi yang menyerang hidung ini sangat mungkin disebabkan oleh debu, serbuk bunga, dan beberapa zat sejenis. Timbul saat penderita mencium bau tertentu dan terpapar debu tertentu. Misalnya mata berair, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, bersin, dan pilek. Apabila penderita tidak segera dilepaskan dari penyebab alergi maka selanjutnya gejala tampak lebih parah. Seperti pening, berkeringat, tidak dapat membau dan merasakan dengan lidah, sampai nyeri di wajah. Belum cukup sampai disitu, apabila hay fever tak lekas teratasi maka penderita bisa saja terlalu lelah, insomnia (sulit tidur),d an emosi mudah memuncak.

    Alergi paru yang muncul sebagai penyakit asma

    Wheezing yang terdengar sebagai suara “ngik-ngik” merupakan suara penderita alergi paru yang disebut pula asma. Alergi ini muncul karena adanya penyempitan saluran pernapasan di paru-paru untuk sementara waktu. Saat menyempit inilah penderita sulit bernapas sehingga napas terdengar memburu. Batuk kering dan dahak yang sulit keluar juga bisa menyebabkan asma selain penyebab lain seperti debu dan dingin. Asma biasa dijumpai pada anak-anak usia 2-8 tahun. Namun, tak jarang penyakit ini juga dijumpai pada orang dewasa.

    Alergi makanan yang mucnul sebagai penyakit alergi usus.

    Pernah melihat anak Anda menekan perut sambil meringis menahan sakit? Pada kasus tertentu, melilitnya perut bisa disebabkan oleh adanya alergi pada makanan tertentu. Makanan yang biasanya aman serta menyehatkan bagi orang lain, bisa menjadi bumerang bagi si penderita alergi. Misalnya jeruk, melon, pisang, maupun nanas.

    Alergi yang muncul sebagai konjungtivitis

    Ketika anak-anak tidak tahan terhadap satu makanan atau benda asing tertentu yang menyentuh tubuhnya, bisa jadi dia mengalami alergi pada mata. Misalnya ketika seorang anak makan telur kemudian tumbuh alergi menjadi semacam bintitan di mata. Padahal, bagi sebagian besar anak-anak lain telur merupakan makanan lezat serta bergizi yang mudah dikunyah dan dicerna.

    Nah, dengan mengenali jenis-jenis alergi yang lazim terjadi pada anak, akan membantu bunda untuk cepat mengenali dan memberikan pertolongan kepada si kecil ketika menderita alergi.

    Saturday, November 1, 2014

    Apa itu Listeriosis ? Simak Selengkapnya

    Apa itu Listeriosis ? Simak Selengkapnya - Infeksi bakteri listeria monocytogenes dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia, sepsis, dan meningitis pada bayi yang baru lahir. Kebanyakan orang terinfeksi bakteri ini karena makan makanan yang terkontaminasi, disebabkan karena bakteri yang ditemukan di dalam tanah dan air dapat berakhir pada buah dan sayuran. Makanan yang berasal dari hewan, seperti daging, dan produk susu, juga dapat terkontaminasi bakteri listeriosis. Makanan yang tidak dibersihkan dengan benar, susu yang tidak di pasteurisasi, atau makanan yang tidak dimasak dengan benar dapat menularkan listeriosis pada seseorang.

    Apa itu Listeriosis ? Simak Selengkapnya

    Bayi dapat memperoleh bakteri dari ibu mereka jika ibu terinfeksi listeriosis saat hamil. Pada kasus berat, listeriosis dapat menyebabkan kelahiran bayi premature atau bahkan bayi lahir mati. Bayi yang lahir dengan listeriosis dapat menunjukkan tanda-tanda infeksi yang serupa dengan GBS.

    Sampel darah atau cairan tulang belakang dapat mengungkapkan adanya bakteri, dan bayi yang terinfeksi akan diobati dengan antibiotik di rumah sakit. Temukan berbagai tips kesehatan anak lainnya di related artikel di bawah ini.

    Wednesday, October 29, 2014

    Penyakit Grup B Streptococcus ( GBS ), Apa Itu ?

    Penyakit Grup B Streptococcus ( GBS ), Apa Itu ? - Streptococcus grup B adalah jenis umum bakteri yang dapat menyebabkan berbagai infeksi pada bayi yang baru lahir. Beberapa infeksi yang paling umum yang disebabkan bakteri ini adalah sepsis, pneumonia, dan meningitis. Bayi biasanya mendapatkan bakteri dari ibu bayi selama kelahiran – banyak wanita hamil membawa bakteri ini dalam rektum atau va*gi*na, di mana bakteri dapat dengan mudah menular kepada bayi yang baru lahir jika ibu belum di obati dengan antibiotik.

    Penyakit Grup B Streptococcus ( GBS ), Apa Itu ?

    Bayi dengan GBS sering menunjukkan gejala infeksi dalam minggu pertama kehidupannya, meskipun kadangkala gejala baru timbul beberapa minggu atau beberapa bulan kemudian. Tergantung pada infeksi ( pneumonia atausepsis, misalnya ), kesulitan bernapas atau makan, suhu tinggi, kelesuan, dan mudah tersinggung.

    Bagaimana mengenali dan mengobati penyakit ini ?

    Untuk mendiagnosis penyakit GBS, biasanya dokter akan melakukan tes darah dan mengambil sampel darah, urin, dan, jika perlu cairan serebrospinal untuk mencari bakteri. Dokter menggunakan jarum untuk mendapatkan sampel darah dan jarum tulang belakang untuk melakukan pungsi lumbal untuk cairan serebrospinal. Urin biasanya diperoleh dengan kateter yang dimasukkan ke dalam uretra. Infeksi yang disebabkan oleh GBS dapat diobati dengan antibiotic, serta perawatan yang cermat dan pemantauan yang seksama di rumah sakit.